#newnavbar ul li{ list-style-type: none; display:inline; margin:0px; padding:30px; border:0px solid; }

Halaman

JOIN US

Icon Icon Icon Icon Follow Me on Pinterest

EL GRANCHER'Z XLOVERS

Selasa, 21 Mei 2013

republicka grancher'z ajibarang selatand: CARA BLOKIR NO HP PENIPUAN

republicka grancher'z ajibarang selatand: CARA BLOKIR NO HP PENIPUAN

CARA BLOKIR NO HP PENIPUAN


written by : sha_imand
 21 mei 2013
CARA BLOKIR NO HP PENIPUAN :

Seringkali kita mendapat SMS penipuan yg menyatakan anda menjd pemenang kuis, SMS yg pura2 nyasar tentang transfer uang, mama genit minta pulsa, agen pulsa super murah dst...

Jgn kita biarkan,saat ini ada cara utk menanggulangi nya :

1. TELKOMSEL
Format SMS : penipuan#nomor penipu#isi SMS tipuan dan kirim ke 1166
Contoh : Penipuan#0812123456#selamat anda mendptkan 1 unit mbl avanza dr telkomsel poin...dst lalu kirim ke 1166

2. XL
Format SMS : Lapor#Nomor yg di gunakan utk menipu#kasus yg di keluhkan lalu krm ke 588

3. INDOSAT
Format SMS : SMS(spasi)Nomor pengirim SMS penipuan(spasi)isi SMS penipuan,kirim ke 726

Jika sudah lebih dr 2 org yg melaporkan SMS penipuan, maka nomor tersebut segera diblokir... secara permanen oleh operator...

Layanan ini gratis
Sekedar Info.. :
Jika Anda mengalami penipuan dalam "Transaksi ONLINE" cukup kirim kronologis dan No. Rekening si penipu ke email "cybercrime@polri.go.id" POLRI akan langsung bertindak dengan memblokir ATM si penipu & melacak keberadaannya untuk di tindak sesuai hukum.

Share ke teman2 yg lain utk membantu mencegah maraknya penipuan dgn Modus Online.
Suka · · · · 2 jam yang lalu

Selasa, 14 Mei 2013

Pesan-Pesan K.H. Hasyim Asy’ari 1


Pesan-Pesan K.H. Hasyim Asy’ari 1 PDF Print E-mail

Written by sha_imand  
Tuesday, 15 May 2013 11 : 54

Pesan-Pesan K.H. Hasyim Asy’ari 1


Bismillahirrahmanirrahim
Dari yang serendah-rendahnya umat, bahkan orang paling tidak berharga ialah Muhammad Hasyim Asy’ari, semoga Allah swt. mengampuni keturunannya dan seluruh umat muslim. Kepada teman-teman yang mulia dari penduduk tanah Jawa dan sekitarnya, baik ULAMA maupun MASYARAKAT UMUM…
Kepada saudaraku yang mulya kaum Muslimin, demikian juga para ulama dan orang-orang yang masih awam.
Assalaamu’alaikum warahmatullaahi wabarakaatuh.
Sesudah saya mengucapkan salam, telah sampai berita kepada saya bahwa saat ini di antara saudara-saudara masih berkobar bara fitnah dan pertikaian. Lalu saya merenungkan apakah yang menjadi penyebab fitnah dan persilihan itu karena umat di zaman sekaran gini telah berani mengganti dan merubah kitab Allah swt. dan Hadis Rasulullah saw.
Allah swt. berfirman,
“Orang-orang beriman itu sesungguhnya bersaudara, sebab itu damaikanlah (perbaikilah hubungan) antara kedua saudaramu itu dan takutlah terhadap Allah, supaya kamu mendapat rahmat.” (surat Al-Hujurat; 10)
Keadaan umat sekaran gini menganggap bahwa saudaranya mukmin sebagai musuh dan tidak mau memperbaiki bahkan merusak persaudaraan. Rasulullah saw. bersabda: “Janganlah kalian saling menebar iri dengki, jangan kalian saling membenci dan jangan saling bermusuhan. Jadilah kalian bersaudara wahai hamba-hamba Allah swt.”
Sementara masyarakat zaman sekarang saling iri dengki, saling membenci, saling bersaing (dalam urusan dunia)/saling berebut dan bermusuhan.
Wahai para ulama yang fanatik terhadab sebagian madzhab dan pendapat (ulama madzhab), tinggalkanlah fanatik kalian terhadap urusan-urusan far’iyyah (tidak fundamental), yang di dalamnya, para ulama masih menawarkan dua pendapat, yakni pendapat yang mengatakan bahwa, “Setiap mujtahid (niscaya) benar.” Serta pendapat yang mengatakan, “Mujtahid yang benar (pasti hanya) satu, namun mujtahid yang salah tetap mendapat pahala.”
Tinggalkanlah fanatik kalian! Dan tinggalkanlah jurang yang akan merusak kalian! Lakukanlah pembelaan terhadap agama Islam! Berjuanglah kalian untuk menangkis orang-orang yang mencoba melukai Al-Quran dan Sifat-sifat Allah swt. berjuanglah kalian untuk menolak orang-orang yang berilmu sesat dan akidah yang merusak. Jihad untuk menolak mereka adalh wajib. Dan sibukkanlah diri kalian untuk senantiasa berjihad melawan mereka.
Maka marilah saudaraku, kita sekalian mengorbankan diri untuk melaksanakan kewajiban yang demikian.
Sumber: http://www.tebuireng.org/

K.H. KHOLIL BIN MAHALI

KH. Kholil Bin Mahalli PDF Print E-mail

Written by sha_imand  
Tuesday, 15 May 2013 11 : 44
K.H. KHOLIL BIN MAHALI
Beliau dilahirkan di Desa Benda Kecamatan Sirampog Kabupaten Brebes Jawa Tengah dari perkawinan Mbah Mahalli dan Nyai Mahlli, beliau adalah salah satu dari lima bersaudara ( Abdul Ghoni, Ma'muri Akhyar, Wamah dan Kholil ). Beliau lahir pada tahun 1892 M dan wafat pada hari senin tanggal 20 Syawal 1375 H yang bertepatan dengan 30 Juni 1955 dalam usia 63 tahun. Beliau meninggalkan istri yang bernama Nyai Azizah binti Qosim dan enam orang putra putri yang bernama : Mardliah, Mi'roj (H. Fathoni), Maryam, Nashihah, Shofa (K.H. Saifudin), dan Warosi (H.Imam Warosi). Nyai Aziziah menyusul wafat pada hari Jum'at Kliwon 8 Dzulhijjah 1394 H atau 22 November 1974.
Beliau adlah sosok tokoh ulama yang kharismatik, lembut, sabar serta telaten. Beliau menyebarkan agama dengan cara menggelar pengajian kitab kuning untuk masyarakat Benda dan sekitarnya. Beliau meletakkan pondasi utama dengan menekankan praktek mu'amalah dan ibadah (Ilmu yang Amaliyah).
DA'WAH BIL HAL (Da'wah dengan Perbuatan yang dapat menjadi contoh yang baik)

Pada waktu itu beliau bukanlah salah seorang yang aktif dalam berorganisasi, akan tetapi beliau lebih aktif dalam dunia pendidikan yang mana kaitannya dengan dunia dakwah. Dakwah beliau bukanlah dengan berpidato ataupun manggung dalam acara tertentu, namun beliau lebih senang dengan menggunakan metode "LISANUL HAL" yaitu dengan tingkah laku atau menjadi suri tauladan.
Suatu Contoh :
  • Kalau beliau mengajak orang untuk melaksanakan sholat wajib, beliaupun mendatangi rumah orang tersebut kemudian berbicara, dongeng - dongeng masalah sholat dan fadhilahnya serta memberikan tatacara sholat yang benar menurut syara' dan lain sebagainya. Apabila orang yang didatanginya tidak mempunyai sarung ataupun peralatan sholat lainnya, beliaupun memberikannya.
  • Kalau ada orang panen, beliau datangi rumahnya dan memberi contoh cara menimbang yang baik dan cara mengeluarkan zakatnya.
  • Pernah suatu ketika terdapat kotoran ayam di masjid, beliau langsung mengambil tepes dan orang yang berada disitu disuruh mengambil air kemudian diajari cara membuang najis tersebut.
Apabila memberikan pelajaran beliau terkenal sangat disiplin, baik yang datang banyak ataupun sedikit, bahkan ketika tidak ada yang datang sekalipun beliau tetap datang pada mejanya, kemudian kitabnya dibuka dan dibaca sambil muthola'ah.
Beliau sangat senang memelihara air, sebab air sebagai 'UMMUL 'IBADAH (Sebagai Pokok Sarana Beribadah) untuk Thoharoh. Beliau membuat bak air yang ukurannya lebih dari dua kulah kemudian disalurkan ke Masjid dan Musholah - Musholah.
KETURUNANNYA
Salah satu cucu beliau adalah K.H. Masruri Abdul Mughni (Pengasuh Pon.Pes.Al HIkmah 2) dan Nyai Ulfatunnisa (Istri K.H. Shodiq Suhaemi). dalam mendidik putra putrinya, beliau mengarahkannya untuk mempelajari kitab kuning terlebih dahulu kemudian baru disuruh menghafal Al Qur'an seperti putra beliau yang bernama Syaefudin sebelum menghafal Al Qur'an terlebih dahulu belajar kitab klasik di Rembang Jawa Tengah. Juga putra beliau yang bernama Waros juga demikian. Sedang putri - putri beliau disuruh mengaji di rumah karena pada waktu itu masih jarang dijumpai Pondok Pesantren yang menampung santri putri.
Beliau wafat sebelum adanya G 30 S/PKI (pada tahun 1954-1955). Beliau sosok suri tauladan yang mendidik santri dan masyarakat sekitarnya dengan HAL beliau. Beliaulah cikal bakal berdirinya Pon. Pes. Al Hikmah. K.H. Shodiq Suhaemi, K.H.Masruri Abdul Mughni, K.H. Labib Shodiq Suhaemi (putra K.H. Shodiq)lah yang mengemban amanah untuk meneruskan perjuangan beliau mendidik para santriwan dan santriwati Pondok Pesantren Al Hikmah dan "ngemong" masyarakat Desa Benda dan sekitarnya dengan dibantu oleh keturunan beliau dan juga para Asatidz.
Demikian Riwayat Singkat mengenai K.H. Kholil bin Mahalli, semoga dapat menjadi I'tibar untuk kita semua. Aamiin.

K.H. Suhaimi bin Abdul Ghoni

KH. Suhaemi Bin Abdul Ghoni PDF Print E-mail
Written by sha_imand  
Tuesday, 15 May 2013 11 : 30
  

K.H. Suhaimi bin Abdul Ghoni

( 1896- wafat 18 januari 1965 M atau 16 Romadhon 1384 H)
K.H. Suhaimi adalah putra dari bapak Abdul Ghoni ( putra kakak kholil). Beliu merupkan orang yang ikut berjuang dalam mendirikan pondok pesantren AL HIKMAH bersama K.H. Kholil, sejak kecil beliau didik ilmu agam dan hidup dikalangan pesantren, kemuadian setelah dewaasa merantau ke tanah suci Makkatul mukaromah untuk memperdalam ilmu agama yang telah dimilikinya dan untuk juga menghafal AL qur’an, sepulangnya dari menuntut ilmu di makkah al mukaromah, beliau menyempatkan tabarrukan hafdalan al qur’an kepada K.H. Munawir di Krapyak Jogjakarta, atas dorongan dari gurunya tersebut, beliau pda tahun 1927 M mendirikan pondok pesantren Tahfdzul Qur'an di atas tanah ibunya yang bernama nyai Habibah, pendirian pondok tersebut juga di hadiri oleh K.H. Munawir untuk memberi restu dan do’a.
Pendirian pondok pesantren yang dilakukan K.H. Suhaimi ini merupkan penyempurnaan kegiatan pengajian yang dilakukan oleh KH. Kholil untuk masyarakat benda dan sekitarnya,Setelah mendirikan pesantren tahfidzul qur’an ( sebagai embrio yayasan al hikmah ) kemudian di tindak lanjuti dengan mendirikan madrasah tamrinussibyan ( sekarang madrasah ibtidayah tamrinussyiban ) dengan ijin operasional oleh pemerintah hindia belanda nomor 123/c tahun 1930. Beberapa ajaran dan amalan yang di warisakan oleh beliu adalah:
kegiatan simakan khotmil AL quran di seluruh mushola di desa benda pada nisfu sya’ban. Tradisi ini di jga kelestraiannya oleh peara penghafal al quran, sampai sekarang, hinggajumlah penghafal al quarn mencapai ratusan di desa benda
  • Banyak para penghafal al quarn di desa benda dan sekitarnya merupakan usaha dan upaya beliau dalam membumikan al qran.
  • Pelakasanaan sholat tarawih dengan bacan al qur an 30 juz dan di lakukan oleh imam ynag hafal al qur an.
  • Menggallakan membaca al quran dengan target satu juz atau seluruh al qan dalam tempo satu hari.
ini merupakan sebagai perjuanagan beliau dalam menyebarkan ajaran islam di wiklayah benda dan sekitarnya, sehingga banyak alumni pesantren tahfidzul quran in itersebar dan menjadi kyai di berbagi daerah, semiasal: kh aminudin pengasuh pondok pesantren al amin benda) . kh diris dan kh fathoni ( pengasuh pesantern assalafiyah lawungragi brebes ) k. abdul wahab ( cucu menantu kh. Khalimi ) pengasuh pesantern weleri ) kh.r asnawi – kudus, kh aabu nur jazuli (pengasuh pesantren an nuruyah bumiayu ) kyai sanusi, kh ali asy’ari, kh saifuddin ( pengasuh pesantern tafhidul quran alhikmah benda, kyai abdul manan (pengasuh darul hadlonah penggaron semarang ), kh jamhari mas’udi ( pengasuh pesantern kaliangkrik magelang ) kh. Fauzan zein ( Pengasuh penatern darul ulum rembang ) dan lain sebagainya.

MUJAHADAH

Written by sha_imand  
Tuesday, 15 May 2013 10 : 33

DOA MUJAHADAH

YA ALLOH… HAMBA-MU YANG SEDANG BERKUMPUL DI TEMPAT YANG AGUNG INI, YANG SEDANG BERMUJAHADAH INI, DI MALAM JUMAT YANG MULIA INI, PERKENANKANLAH KAMI MEMUJI ATAS KEBESARAN-MU, BERSYUKUR ATAS ANUGERAH-MU, BERSYUKUR ATAS SEGALA YANG TELAH ENGKAU LIMPAHKAN KEPADA KAMI. DENGAN SEGALA KETAWADLU'AN, KEKHUSU’AN DAN PENUH HARAPAN, KAMI BERSIMPUH DIRI SERAYA BERDOA, MEMOHON KEHADIRAT-MU YA ALLOH….
YA ALLOH… CURAHKANLAH SHOLAWAT DAN SALAM ATAS JUNJUNGAN KAMI ROSULULLOH SAW. SEBAGAI MAKHLUK YANG TERMULIA DISISIMU, SEBAGAI PENUNTUN KAMI DALAM MENGARUNGI BAHTERA KEHIDUPAN, SEBAGAI PENERANG BAGI KEGELAPAN HATII KAMI, SEBAGAI SURI TAULADAN, SEBAGAI USWATUN KHASANAH DALAM SEGALA ASPEK KEHIDUPAN KAMI, NABI AGUNG MUHAMMAD SAW. DAN KEPADA PARA SAHABAT-SAHABAT BELIAU YANG SELALU SETIA MEMPERJUANGKAN PANJI-PANJI KEBESARAN ISLAM BERSAMA ROSULULLAH SAW, JUGA KEPADA KELUARGA-KELUARGANYA YANG SUCI DAN MULIA.
YA ALLOH..... AMPUNILAH DOSA-DOSA KAMI YA ALLOH.....3X, RUBAHLAH NASIB-NASIB KAMI YA ALLOH ...3X YANG JELEK AGAR MENJADI BAIK, YANG SUDAH BAIK AGAR MENJADI LEBIH BAIK, RUBAHLAH KEHIDUPAN KAMI YANG SUSAH MENJADI MUDAH, YANG MUDAH AGAR BERTAMBAH LEBIH MUDAH, KAMI YANG BELUM MENDAPATKAN JABATAN AGAR KAMI MENDAPATKAN JABATAN DAN KAMI YANG SUDAH MENDAPATKAN JABATAN AGAR BERTAMBAH PANGKATNYA, KAMI YANG BELUM SUKSES AGAR DIBERIKAN KESUKESAN DAN KAMI YANG SUDAH SUKSES AGAR DITAMBAH KESUKSESAN NYA,
YANG MALAS BERIBADAH NYA MENJADI SEMANGANT IBADAHNYA, YANG PENUH DENGAN DOSA MENJADI TERBEBAS DARI DOSA ..
YA ALLOH...... KAMI MEMINTA KEPADA ENGKAU YA ALLOH....., AGAR ENGKAU MEMBERIKAN YANG TERBAIK BUAT KAMI YA ALLOH....., SEPERTI KAMI YANG BERDAGANG AGAR DAGANGAN KAMI LAKU, KAMII YANG MENJADI PETANI AGAR DIBERIKAN HASIL PANEN YANG MELIMPAH DAN BERKAH, KAMI YANG BE-TERNAK AGAR DIBERI HASIL TERNAK YANG BANYAK DAN MENGUNTUNGKAN, KAMI YANG MENJADII NELAYAN AGAR DIBERI HASIL IKAN YANG MELIMPAH, YANG BANYAK, DAN DIJAUHKAN DARI BENCANA YANG MENGHALANGI KAMII UNTUK PERGI BERLAYAR, KAMI YANG PUNYA TOKO AGAR TOKO KAMII LARIS, KAMI YANG JUALAN JAMU AGAR JUALAN JAMU KAMI LAKU, KAMII YANG KULI AGAR BERTAMBAH UPAHNYA, KAMI YANG JUALAN KAKII LIMA AGAR JUALAN KAMI BANYAK PENGUNJUNGNYA, KAMI YANG PUNYA ANGKOT AGAR DITAMBAH PENGHASILANNYA, KAMI YANG BODOH AGAR MENJADI ALIM DAN YANG ‘ALIM AGAR BERTAMBAH ‘ALIMYA, KAMI YANG TUMPUL AKALNYA AGAR MENJADI CERDAS DAN KAMI YANG CERDAS AGAR BERTAMBAH KECERDASANNYA, KAMI YANG PUNYA HUTANG AGAR KAMI BISA MEMBAYARNYA DAN KAMI YANG PUNYA HAJAT, BAIK HAJAT DUNIA ATAUPUN AKHIRAT AGAR ENGKAU MENGABULKANNYA. ITU SEMUA YANG KAMI MEMOHON KEPADA-MU YA ALLOH SESUAI DENGAN JANJI-MU MELALUI NABI-MU YANG MULIA.
مااجتمع قوم فى مجلس يذكرون الله الا قالت الملائكة قوموا مغفورا لكم وبدلت سيئاتكم حسنات.
YA ALLOH..... BERILAH JANJI-MU KEPADA KAMI, KHUSUSNYA PARA AHLI MUJAHADAH YANG BERKUMPUL DI MASJID INI, SEHINGGA KAMI TIDAK PULANG DARI MAJELIS INI, PERKUMPULAN INI, MUNAJAT INI DAN MUJAHADAH INI KECUALI ENGKAU AMPUNI DOSA-DOSA KAMI, ENGKAU HAPUS SEGALA DOSA-DOSA KAMI, ENGKAU GANTI KEJELEKAN KAMII DENGAN KEBAIKAN, ENGKAU GANTI PROBLEMATIKA KAMI DENGAN KETENANGAN, KESULITAN KAMI DENGAN KEMUDAHAN, SUSAHNYA EKONOMI KAMI DENGAN KELANCARAN DAN SEGALA PERMASALAHAN-PERMASALAHAN YANG MEMBUAT KAMI PAYAH DENGAN PERKARA-PERKARA YANG MEMBUAT KAMI BAHAGIA, BAIK DIDUNIA MAUPUN DIAKHIRAT.
YA ALLOH… ENGKAULAH DZAT YANG DAPAT MENGHILANGKAN KESEDIHAN KAMI, ENGKAULAH DZAT YANG DAPAT MENYINGKIRKAN KESUSAHAN KAMI, ENGKAULAH DZAT YANG MELAPANGKAN KESEMPITAN KAMI, HILANGKANLAH KESEDIHAN KAMI, SINGKIRKANLAH KESUSAHAN KAMI DAN LAPANGKANLAH KESEMPITAN KAMI, YA ALLOH…
YA ALLOH … TUHAN SEMUA MANUSIA ,YANG MAMPU MENGHILANGKAN SEMUA PENYAKIT ,YANG MENYEMBUHKAN SEGALA PENYAKIT ,YA ALLOH SEMBUHKANLAH PENYAKIT KAMI YA ALLOH….
BAIK PENYAKIT DZOHIR SEPERTI KENCING MANIS ,LIVER,GINJAL,STRUK, DARAH TINGGI, MATA, JANTUNG, KANGKER, TUMOR, DAN LAIN SEBAGAINYA,JUGA PENYAKIT BATIN SEPERTI HASUD, HIQID, DENGKI, DENDAM,SOMBONG,DAN SEGALA JENIS PENYAKIT YANG MENIMPA KAMI . YA ALLOH SEBUHKANLAH PENYAKIT KAMI, DENGAN KESEMBUHAN TOTAL, YANG TIDAK MENINGGALKAN RASA SAKIT SEDIKITPUN YA ALLOH…3 X
YA ALLOH… SEGALA PERMASALAHAN YANG SEDANG KAMII HADAPI, BAIK PERMASALAHAN DIANTARA KELUARGA KAMI, ATASAN KAMI, BAWAHAN KAMI, SAUDARA-SAUDARA KAMI, TETANGGA KAMI, MASYARAKAT KAMI…
LEPASKANLAH KAMI DARI PERMASALAHAN TERSEBUT YA ALLOH 3X DAN BERIKANLAH KAMI JALAN KELUAR DARI SEGALA PROBLEMATIKA KEHIDUPAN YANG MEMBELENGGU KAMI YA ALLOH….., KARENA ITU SEMUANYA ENGKAULAH YANG BERJANJI LEWAT NABI-MU YANG AGUNG …
YA ALLOH, ENGKAU DALAM MENURUNKAN RIZQI, MEMBERIKAN RIZQI, MELUASKAN RIZQI YANG BERBENTUK APAPUN, BAIK RIZQI ILMU, RIZQI JABATAN, RIZQI PANGKAT, RIZQI JODOH, RIZQI KELUARGA, RIZQII KETURUNAN. ENGKAU TELAH MENSYARATKAN DALAM KITAB-MU AL QUR'AN, UNTUK BERISTIGHFAR DAN BERTAUBAT, MAKA PADA MALAM INI KAMI TIDAK BOSAN-BOSAN UNTUK BERTAUBAT, TIDAK JEMU-JEMU UNTUK BERISTIGHFAR KEPADA-MU YA ALLOH…. DENGAN UCAPAN …
استغفر الله العظيم الذي لااله الا هو الحيّ القيوم واتوب اليه ... ×۳
KARENA DIZAMAN SEKARANG, DUNIA INI TELAH DIPENUHI OLEH MAKSIAT DAN ORANG YANG BERMAKSIAT SEMAKIN KEDEPAN SEMAKIN BANYAK, TETAPI YANG MAU BERTAUBAT SEMAKIN SANGAT SEDIKIT,
YA ALLOH…. PADA MALAM INI, PADA MUJAHADAH INI, KAMII MENGAKUI ATAS KEDZOLIMAN KAMI, ATAS KESALAHAN KAMI, ATAS KENAKALAN KAMI, ATAS KEKURANGAN KAMI, ATAS KURANG TA’DZIMNYA KAMI, DAN SELALU MENYEPELEKANNYA KAMI TERHADAP SYARI’AT-SYARI’AT-MU DENGAN UCAPAN
ربّنا ظلمنا انفسنا وإن لم تغفر لنا وترحمنا لنكوننّ من الخاسرين
MAKA PADA MALAM INI PULA YA ALLOH, KAMI BERTAUBAT KEPADA-MU YA ALLOH....., KAMI BERTAQORRUB MENDEKATKAN DIRI KEPADA-MU YA ALLOH....., KAMI BERDZIKIR KEPADA-MU YA ALLOH, LEWAT MUJAHADAH INI. KARENA KAMI BANYAK MELAKUKAN DOSA…. KAMI SERING TIDAK MELAKUKAN PERINTAH-MU…. KAMI LALAI ATAS SYARIAT-MU.… KAMI SELALU MELANGGAR LARANGAN-MU YA ALLOH….
PADA MALAM INI PULA YA ALLOH...., KAMI BERJANJI PADA-MU YA ALLOH.…, KAMI TIDAK AKAN MENGULANG DOSA-DOSA ITU, KAMI AKAN SELALU TAAT KEPADA-MU, KAMI TIDAK AKAN MENERJANG LARANGAN-MU KEMBALI YA ALLOH….
KAMI AKAN SELALU TUNDUK ATAS SEMUA ATURANMU YA ALLOH, MAKA TERIMALAH PENGAKUAN KESALAHAN KAMI YA ALLOH 3 X,
TERIMALAH ISTIGHFAR KAMI YA ALLOH 3 X,
TERIMALAH TAUBAT KAMI YA ALLOH 3 X
TERIMALAH TAQORRUB KAMI YA ALLOH 3 X
TERIMALAH MUJAHADAH KAMI YA ALLOH 3 X
KARENA KAMI YAKIN MANAKALA KAMI DIAMPUNI MAKA KAMI AKAN TERGOLONG أصحاب الجنة ,PENGHUNI-PENGHUNI SURGA DAN MANAKALA KAMI TIDAK ENGKAU AMPUNI, MAKA PASTILAH KAMI TERGOLONG DARI أصحاب النار , PENGHUNI-PENGHUNI NERAKA, KAMI TIDAK KUAT AKAN MENERIMA SIKSA-MU, KAMI TIDAK MAMPU MENAHAN API NERAKA-MU YA ALLOH...., KAMI TIDAK KUAT MENERIMA KEPEDIHAN DINERAKAMU ITU YA ALLOH.....
YA ALLOH… BERILAH KAMI KETEGUHAN DALAM MENGHADAPI MUSUH… KETEGUHAN IMAN DALAM MENGHADAPI COBAAN… KETEGUHAN DALAM MENGHADAPI UJIAN… KETEGUHAN DALAM MENGHADAPI FITNAH… KETEGUHAN DALAM MENGHADAPI ADU DOMBA… KETEGUHAN DALAM MENGHADAPI MUSIBAH… KETEGUHAN DALAM MENGHADAPI BENCANA, KETABAHAN DALAM MENGHADAPI SEGALA MACAM PROBLEMATIKA KEHIDUPAN YANG MEMBELENGGU KAMI.
YA ALLOH…. PADA MALAM YANG AGUNG INI PULA, MALAM JUMAT INI, DALAM RANGKA BERDO’A BERSAMA LEWAT MUJAHADAH INI, BERILAH ANAK-ANAK KAMI, ANAK-ANAK KELUARGA KAMI, ANAK-ANAK SAUDARA KAMI, SANTRI-SANTRI KAMI YANG AKAN MENGHADAPI UJIAN AKHIR NASIONAL DI BULAN INI, LULUSKANLAH MEREKA SEMUA YA ALLOH...3X, DAN BERILAH KEBERHASILAN YANG MEMUASKAN, KESUKSESAN SERTA KEMANFAATAN, SEHINGGA YANG INGIN MELANJUTKAN KE JENJANG PENDIDIKAN YANG LEBIH TINGGI BISA MELANJUTKANNYA, YANG INGIN MEMBANTU ORANG TUA, BISA MEMBANTU ORANG TUANYA, YANG INGIN BERJUANG UNTUK MENGAMALKAN ILMUNYA BISA BERJUANG DENGAN ILMUNYA, YANG INGIN MENDAPATKAN PEKERJAAN YANG LAYAK BISA MENDAPATKAN PEKERJAAN YANG LAYAK, YANG INGIN BERKELUARGA BISA MENDAPATKAN JODOH YANG SHOLIH DAN SHOLIHAH, SEHINGGA MEREKA TERGOLONG ORANG-ORANG YANG PALING BAGUS, KARENA ILMU YANG MEREKA DAPATKAN BERMANFAAT BAGI DIRI SENDIRI, ORANG TUA, MASYARAKAT, BANGSA DAN NEGARA.
YA ALLOH…. BERILAH KAMI KEKUATAN DALAM BERIBADAH...., KEKUATAN DALAM MENGHADAPI FITNAH…., KEKUATAN UNTUK MENGHADAPI MUSUH-MUSUH KAMI…., MUSUH AGAMA KAMI…., ORANG-ORANG YANG INGIN MERONGRONG KESATUAN KAMI…., AGAMA KAMI.…, KEKUATAN UNTUK MENGADAPI SEGALA PROBLEMATIKA- PROBLEMATIKA KEHIDUPAN DAN BERILAH KAMI KEKUATAN UNTUK MENGEMBAN AMANAT DARI-MU, BAIK BERUPA ISTRI, SUAMI, ANAK, JABATAN, HARTA KEKAYAAN, DAN SEGALA AMANAT YANG ENGKAU TITIPKAN KEPADA KAMI, SEHINGGA KAMI TIDAK TERSIKSA DAN TERJERAT KE JURANG NERAKA ATAS AMANAT YANG TELAH ENGKAU BERIKAN KEPADA KAMI….
DAN KAMI MEMINTA KEPADA ENGKAU YA ALLOH.... AGAR KAMI DIBERII KESABARAN, KETABAHAN DALAM MENGHADAPI COBAAN-COBAAN-MU, UJIAN-UJIAN-MU, MUSIBAH-MUSIBAH-MU YANG TIADA HENTI-HENTINYA MENIMPA PADA NEGARA KAMI INI YA ALLOH....
YA ALLOH … SEMOGA DENGAN BERKAH MUJAHADAH INI, DENGAN KEMANFAATAN MUJAHADAH INI, NEGARA KAMI MENJADI NEGARA YANG AMAN, NEGARA YANG RUKUN, NEGARA YANG TENTERAM, NEGARA YANG DAMAI, NEGARA YANG KONDUSIF,NEGARA YANG BANYAK RIZKINYA, KHUSUSNYA UNTUK RAKYAT NYA ...
ALLOHUMMA YA ALLOH… JADIKANLAH KELUARGA KAMI MENJADII KELUARGA YANG SAKINAH, JADIKANLAH KETURUNAN KAMI MENJADII KETURUNAN YANG TERHORMAT, MARTABAT KAMI MENJADI LEBIH TINGGI, RUMAH TANGGA KAMI MENJADI RUMAH TANGGA YANG SURGAWI, NAFSU KAMI MENJADI TERKENDALI, HAJAT HIDUP KAMII MENJADI TERPENUHI.
YA ALLOH, BERILAH KAMI KHUSNUL KHOTIMAH SAAT AJAL MENEMUI KAMI, KHUSNUL KHOTIMAH SAAT KEMATIAN MENDATANGI KAMI, KHUSNUL KHOTIMAH SAAT ENGKAU MENGAKHIRI HIDUP KAMI, KHUSNUL KHOTIMAH SAAT MALAIKAT IZROIL MENJEMPUT KAMI YA ALLOH … SEHINGGA KAMI MENJADI أهل الجنّة ORANG ORANG YANG MENGHUNI SURGA-MU YA ALLOH ... AMIIN ... AMIN … YA ROBBAL ‘ALAMIN.
ربنا اتنا فى الدنيا حسنة وفى الأخرة حسنة ……..

Fadhilah dan Khasiat Surat Waqi’ah (Surat Pembuka Rejeki)

 Written by sha_imand
Tuesday, 15 May 2013 10 : 57

Fadhilah dan Khasiat Surat Waqi’ah (Surat Pembuka Rejeki)


Surat Al-Waqi’ah adalah salah satu yang dikenal sebagai surat penuh berkah. Keberkahannya mampu melenyapkan kemiskinan dan mendatangkan rejeki bagi siapa saja yang membacanya dengan rutin. 
Surat Al Waqiah adalah surat ke 56 terdiri dari 96 ayat, 3 ruku, diwahyukan di Mekah setelah surat Thoha, bagian dari juz 27.
Dalam beberapa riwayat, diungkapkan bahwa Rosulullah bersabda:
  1. Barangsiapa membaca surat Al-Waqi’ah setiap malam, maka kemiskinan tidak akan menimpa dirinya untuk selamanya.
  2. Surat Al-Waqi’ah adalah surat kekayaan, maka bacalah surat itu dan ajarkan kepada anak-anak kalian.
  3. Ajarkanlah istri kalian surat Al-Waqi’ah, karena sesungguhnya surat itu adalah surat kekayaan.
Dengan melihat kedudukan surat Al-Waqiah yang sedemikian besar khasiatnya untuk mendatangkan rejeki bagi kita, marilah mulai sekarang membacanya secara rutin setiap hari atau setiap malam. Karena memang surat itu penuh berkah dan mengundang kekayaan serta mengusir kemiskinan bagi siapa saja yang mau secara rutin membacanya.
Sabda Rasulullah s.a.w.: “Siapa membaca surah Al-Waqi’ah setiap hari, ia tidak akan ditimpa kefakiran.”
Sabda Rasulullah s.a.w. : “Siapa membaca surah Al-Waqi’ah setiap malam, dia tidak akan ditimpa kesusahan atau kemiskinan selama-lamanya. (Diriwayatkan oleh Baihaqi dari Ibnu Mas’ud r.a.)
Sabda Rasulullah s.a.w. : “Ajarkanlah surah Al-Waqi’ah kepada isterimu. Karena sesungguhnya ia adalah surah Kekayaan.” (Hadis riwayat Ibnu Ady)
Sabda Rasulullah s.a.w. : “Barang siapa yang membaca surah Al-Waqi’ah setiap malam maka dia tidak akan tertimpa kefakiran dan kemiskinan selamanya. Dan surah Al-Waqi’ah adalah surah kekayaan, maka bacalah ia dan ajarkan kepada anak-anakmu semua.”
Menurut fatwa sebahagian Ulama’ katanya: “Barangsiapa membaca surah Al-Waqi’ah pada setiap hari dan malam dalam satu majlis sebanyak 40 kali, selama 40 hari pula, maka Allah akan memudahkan rezekinya dengan tanpa kesukaran dan mengalir terus dari pelbagai penjuru serta berkah pula.”
Surah Al-Waqi’ah adalah surah yang ke -56 di dalam Al-Quran, terletak pada juzuk ke 27 dan terdiri dari 96 ayat. Dinamakan Al-Waqi’ah kerana di ambil dari lafal Al-Waqi’ah yang terdapat pada ayat pertama surah ini, yang ertinya kiamat.
Di dalam surah Al-Waqi’ah ini menerangkan tentang hari kiamat, balasan yang diterima oleh orang-orang mukmin dan orang-orang kafir. Diterangkan pula penciptaan manusia, tumbuh-tumbuhan, dan api, sebagai bukti kekuasaan Allah dan adanya hari berbangkit.
Di dalam surah Al-Waqi’ah terkandung beberapa khasiat, antara lain:
  • Bila orang membiasakan membaca surah ini setiap malam satu kali, maka dia dijauhkan dari kemiskinan selamanya.
  • Bila di baca 14 kali setiap selesai solat Asar, maka orang yang membacanya itu akan memperoleh kekayaan yang berlimpah ruah.
  • Jika di baca surah ini sebanyak 41 kali dalam satu majlis (sekali duduk), insyaAllah di tunaikan segala hajatnya khususnya yang berkaitan dengan rezeki.
  • Supaya menjadi orang yang kaya sentiasa bersyukur, amalkan membaca surat ini sebanyak 3 kali selepas solat subuh dan 3 kali selepas solat Isya’. InsyaAllah tidak akan berlangsung lama setahun itu akan di jadikan seorang yang hartawan lagi dermawan.
  • Amalan orang-orang sufi, supaya dilimpahkan rezeki. Hendaklah berpuasa selama seminggu bermula pada hari Jumaat. Setiap selepas solat fardhu bacalah Surah Al-Waqi’ah ini sebanyak 25 kali sehinggalah sampai pada malam Jumaat berikutnya; pada malam Jumaat berikutnya itu, selepas solat Maghrib bacalah surah ini sebanyak 25 kali, selepas solat Isya’ bacalah surah ini sebanyak 125 kali diikuti dengan selawat keatas Nabi sebanyak 1000 kali. Setelah selesai, hendaklah ia memperbanyakkan sedekah. Kemudian amalkanlah surah ini sekali pada waktu pagi dan petang. Insya’Allah berhasil.
  • Surah ini jika dibaca disisi mayat atau orang yang sedang nazak, Insya Allah di permudahkan untuk roh keluar dari jasadnya. Jika dibaca disisi orang sakit, diringankan kesakitannya. Jika di tulis, kemudian dipakaikan kepada orang yang hendak bersalin, InsyaAllah segera melahirkan dengan mudah. Boleh juga dibaca disisi orang yang hendak bersalin sebagai selusuh.
Menurut As’Syeikh Abi’l Abbas katanya:
  • Bila hendak mengamalkan surah Al-Waqi’ah ini, terlebih dahulu berpuasa selama 7 hari, di mulai pada hari Jumaat berakhir pada hari Kamis. Puasanya “tidak memakan sesuatu yang bernyawa seperti  ikan, daging, segala hewan, hanya makan sayur-sayuran saja.
  • Dalam 7 hari itu, sesudah solat fardhu, membaca surah Al-Waqi’ah sebanyak 25 kali. Apabila bacaan tersebut di mulai setelah solat fardhu Subuh pada hari Jumaat pertama, maka diakhiri bacaan Al-Waqi’ah itu pada setelah fardhu Isya’ pada Jumaat berikutnya.
  • Pada malam Jumaat terakhir ini hendaklah membaca surah Al-Waqi’ah sebanyak 125 kali kemudian sholawat 1000 kali.
Insya’Allah, dengan mengamalkan ia akan menjadi orang kaya

Biografi Syaikh Muhammad Ali Ash Shabuni


Syeh Ali Ash Shabuni PDF Print E-mail
Written by imand Oi fals ygtrlupakan 
Tuesday, 15 May 2013 10 : 55

Biografi Syaikh Muhammad Ali Ash Shabuni

fimadani.com
Nama lengkapnya adalah Muhammad bin Ali bin Jamil Ash Shabuni. Beliau lahir di kota Halb/Aleppo Syiria pada tahun 1928 M. Setelah lama berkecimpung dalam dunia pendidikan di Syiria, beliau pun melanjutkan pendidikannya di Mesir, dan merampungkan program magisternya di universitas Al Azhar mengambil tesis khusus tentang perundang-undangan dalam Islam pada tahun 1954 M. Saat ini bermukim di Mekkah dan tercatat sebagai salah seorang staf pengajar tafsir dan ulumul Qur’an di fakultas Syari’ah dan Dirasat Islamiyah Universitas Malik Abdul Aziz Makkah.
Syaikh Ash Shabuni dibesarkan di tengah-tengah keluarga terpelajar. Ayahnya, Syaikh Jamil, merupakan salah seorang ulama senior di Aleppo. Ia memperoleh pendidikan dasar dan formal mengenai bahasa Arab, ilmu waris, dan ilmu-ilmu agama di bawah bimbingan langsung sang ayah. Sejak usia kanak-kanak, ia sudah memperlihatkan bakat dan kecerdasan dalam menyerap berbagai ilmu agama. Di usianya yang masih belia, Ash Shabuni sudah hafal Al Quran.Tak heran bila kemampuannya ini membuat banyak ulama di tempatnya belajar sangat menyukai kepribadian Ash Shabuni. Salah satu gurunya adalah sang ayah, Jamil Ash Shabuni. Ia juga berguru pada ulama terkemuka di Aleppo, seperti Syaikh Muhammad Najib Sirajuddin, Syaikh Ahmad Al Shama, Syaikh Muhammad Said Al Idlibi, Syaikh Muhammad Raghib Al Tabbakh, dan Syaikh Muhammad Najib Khayatah.
Untuk menambah pengetahuannya, Ash Shabuni juga kerap mengikuti kajian-kajian para ulama lainnya yang biasa diselenggarakan di berbagai masjid.Setelah menamatkan pendidikan dasar, Ash Shabuni melanjutkan pendidikan formalnya di sekolah milik pemerintah, Madrasah Al Tijariyyah. Di sini, ia hanya mengenyam pendidikan selama satu tahun. Kemudian, ia meneruskan pendidikan di sekolah khusus syariah, Khasrawiyya, yang berada di Aleppo. Saat bersekolah di Khasrawiyya, ia tidak hanya mempelajari bidang ilmu-ilmu Islam, tetapi juga mata pelajaran umum. Ia berhasil menyelesaikan pendidikan di Khasrawiyya dan lulus tahun 1949.Atas beasiswa dari Departemen Wakaf Suriah, ia melanjutkan pendidikannya di Universitas Al Azhar, Mesir, hingga selesai strata satu dari Fakultas Syariah pada tahun 1952. Dua tahun berikutnya, di universitas yang sama, ia memperoleh gelar magister pada konsentrasi peradilan Syariah (Qudha Asy Syariyyah). Studinya di Mesir merupakan beasiswa dari Departemen Wakaf Suria.
Selepas dari Mesir, Syaikh Ash Shabuni kembali ke kota kelahirannya. Ia mengajar di berbagai sekolah menengah atas yang ada di Aleppo. Pekerjaan sebagai guru sekolah menengah atas ini ia lakoni selama delapan tahun, dari tahun 1955 hingga 1962.Setelah itu, ia mendapatkan tawaran untuk mengajar di Fakultas Syariah Universitas Umm Al Qura dan Fakultas Ilmu Pendidikan Islam Universitas King Abdul Aziz. Kedua universitas ini berada di Kota Makkah. Ia menghabiskan waktu dengan kesibukannya mengajar di dua perguruan tinggi ini selama 28 tahun.Karena prestasi akademik dan kemampuannya dalam menulis, saat menjadi dosen di Universitas Umm Al Qura, Ash Shabuni pernah menyandang jabatan ketua Fakultas Syariah. Ia juga dipercaya untuk mengepalai Pusat Kajian Akademik dan Pelestarian Warisan Islam. Hingga kini, ia tercatat sebagai guru besar Ilmu Tafsir pada Fakultas Ilmu Pendidikan Islam Universitas King Abdul Aziz.
Di samping mengajar di kedua universitas itu, Syaikh Ash Shabuni juga kerap memberikan kuliah terbuka bagi masyarakat umum yang bertempat di Masjidil Haram. Kuliah umum serupa mengenai tafsir juga digelar di salah satu masjid di Kota Jeddah. Kegiatan ini berlangsung selama sekitar delapan tahun.Setiap materi yang disampaikannya dalam kuliah umum ini, oleh Ash Shabuni, direkam-nya dalam kaset. Bahkan, tidak sedikit dari hasil rekaman tersebut yang kemudian ditayangkan dalam program khusus di televisi. Proses rekaman yang berisi kuliah-kuliah umum Syaikh Ash Shabuni ini berhasil diselesaikan pada tahun 1998.
Di samping sibuk mengajar, Syaikh Ash Shabuni juga aktif dalam organisasi Liga Muslim Dunia. Saat di Liga Muslim Dunia, ia menjabat sebagai penasihat pada Dewan Riset Kajian Ilmiah mengenai Al Quran dan sunnah. Ia bergabung dalam organisasi ini selama beberapa tahun. Setelah itu, ia mengabdikan dirinya sepenuhnya untuk menulis dan melakukan penelitian.
Salah satu karyanya yang terkenal adalah Shafwah At Tafasir. Kitab tafsir Al Quran ini merupakan salah satu tafsir terbaik karena luasnya pengetahuan yang dimiliki oleh sang pengarang. Selain dikenal sebagai hafiz Al Quran, Syaikh Ash Shabuni juga memahami dasar-dasar ilmu tafsir, guru besar ilmu syariah, dan ketokohannya sebagai seorang intelektual Muslim. Hal ini menambah bobot kualitas dari tafsirnya ini.
Menurut penilaian Syaikh Abdullah Khayyat, khatib Masjidil Haram dan penasehat kementrian pengajaran Arab Saudi, Syaikh Ash Shabuni adalah seorang ulama yang memiliki banyak pengetahuan, salah satu cirinya adalah aktivitasnya yang mencolok dalam bidang ilmu dan pengetahuan, Ia banyak menggunakan kesempatan berlomba dengan waktu untuk menelurkan karya ilmiahnya yang bermanfaat dengan member konteks pencerahan, yang merupakan buah penelaahan, pembahasan dan penelitian yang cukup lama.
Dalam menuangkan pemikirannya, Syaikh Ash Shabuni tidak tergesa-gesa, dan tidak berorientasi mengejar banyak karya tulis, namun menekankan segi ilmiah ke dalam pemahaman serta aspek-aspek kualitas dari sebuah karya ilmiah, untuk mendekati kesempurnaan dan segi kebenaran.
Beliau juga dikenal sebagai pakar ilmu Al Qur’an, Bahasa Arab, Fiqh, dan Sastra Arab. Abdul Qodir Muhammad Shalih dalam “Al Tafsir wa Al Mufassirun fi Al A’shri Al Hadits” menyebutnya sebagai akademisi yang ilmiah dan banyak menelurkan karya-karya bermutu”. Di antara karya-karya beliau:
1. Rawa’i Al Bayan fi Tasair Ayat Al Ahkam min Al Qur’an.
Kitab ini mengandung keajaiban tentang ayat-ayat hokum didalam Al Qur’an. Kitab ini dalam dua jilid besar, ia adalah kitab terbaik yang pernah dikarang perihal soal ini, sebab dua jilid ini, telah dapat menghimpun karangan-karangan klasik dengan isis yang melimpah ruah serta ide dan fikiran yang subur, stu pihak dan karangan-karangan modern debgan gaya yang khas dalam segi penampilan, penyususnan, dan kemudian uslub dipihak lain. Selain itu, M. Ali Ash Shabuni telah Nampak keistimewaannya dalam tulisan ini tentang keterusterangannya dan penjelasannya dalam menetapkan keobjektifan agama Islam mengenai pengertian ayat-ayat hukum, dan tentang sanggahannya terhadap dalil-dalil beberapa orang musuh Islam yang menyalahgunakan penanya dengan mempergunakan dirinya dengan menyerang Nabi Muhammad saw., dalam hal pernikahan beliau dengan beberapa orang istri (poligami).
Dalam hubungan tersebut, pengarang kitab ini telah mengupas hikmah poligami dengan mendasarkan kupasannya kepada logika dan rasio, ditinjau dari beberapa segi juga dikupasnya masalah “hijab” (penutup badan bagi wanita), serta menyanggah dalam persoalan ini pendapat orang yang memperkenankan seorang wanita menampakan tangannya dan wajahnya dihadapan orang-orang lelaki yang bukan muhrim dengan alas an bahwa tangan dan wajah wanita tidak termasuk aurat. Beliau mengulangi pembahasan tersebut, ketika beliau membahas soal “hijab”. Beliau menolak pergaulan anatara lelaki dan perempuan bukan muhrim, dan mengambil bukti terhadap kebatilan pendapat-pendapat para pembela pergaulan bebas tersebut, dari keterangan keterangan tokoh-tokoh Barat sendiri dengan menambahkan pendapat-pendapat yang benar tentang terlarangnya pergaulan antara laki-laki dengan perempuan.
2. Al Tibyan fi ‘Ulum Al Qur’an (Pengantar Studi Al Qur’an).
Awal mulanya, buku ini adalah diktat kuliah dalam Ilmu Al Qur’an untuk para mahasiswa fakultas Syari’ah dan Dirasah Islamiyah di Makkah Al Mukarramah, dengan maksud untuk melengkapi bahan kurikulum Fakultas serta keperluan para mahasiswa yang cinta kepada ilmu pengetahuan dan mendambakan diri dengan penuh perhatian kepadanya
3. Para Nabi dalam Al Qur’an (Al Nubuwah wa Al Anbiya’)
Berbeda dengan buku yang sudah ada (sebagai) buku terjemahan, buku ini dikemas secara ringkas, lantaran karya ini merupakan sebuah karya saduran dari sebuah kitab berbahasa Arab yang ditulis oleh Syaikh Muhammad Ali Ash Shabuni .
4. Qabasun min Nur Al Qur’an (Cahaya Al Qur’an)
Judul asli buku ini dalam bahasa Arabnya adalah; Qabasun min Nur Al Qur’an dan diterjemahkan oleh Kathur Suhardi kedalam bahasa Indonesia menjadi; Cahaya Al Qur’an. Kitab tafsir ini, diantaranya disajikan ayat-ayat Al Qur’an dari awal hingga akhir secara berurutan dengan bahasa yang sederhana dan mudah dipahami. Sehingga pola ini memeberikan kemaslahatan tesendiri yang tidak didapatkan di kitab-kitab tafsir lain.adapun bentuk penyajiannya ialah ayat-demi ayat atau beberapa ayat yang terangkum dalam satu kelompok maknanya dan tema, yang karena itulah kitab ini disebut tafsir tematik. System penyusunan kitab ini serupa dengan kitab Shafwah Al Tafasir.
Keseluruhan kitab Qabasun Min Nur Al Qur’an ini terdiri dari delapan jilid yang edisi Indonesia atau terjemahannya juga mengikuti kitab aslinya yang berbahasa Arab. Menurut kathur Suhardi, Al Sahabuni telah mengkompromikan antara atsar orang-orang salaf dan ijtihad orang-orang khalaf sehingga tersaji sebuah tafsir Al Ma’qul wa Al Ma’tsur, begitulah menurut istilah mereka, dan memeberikan berbagai hakikat yang menarik untuk disimak. Dengan begitu pembaca bisa melihat dua warna secara bersamaan.
5. Shafwah Al Tafasir
Salah satu tafsir Ash Shabuni yang paling popular adalah Shafwah Al Tafasir, kitab ini terdiri dari tiga jilid didalamnya menggunakan metode-metode yang sederhana, mudah dipahami, dan tidak bertele-tele (tidak menyulitkan para pembaca).
Ali Ash Shabuni, telah merampungkan tafsir ini (Shafwah Al Tafasir), secara terus menerus dikerjakannya non-stop siang malam selama lebih kurang menghabiskan waktu kira-kira lima tahun, dia tidak menulis sesuatu tentang tafsir sehingga dia membaca dulu apa-apa yang telah ditulis oleh para mufasir, terutama dalam masalah pokok-pokok kitab tafsir, sambil memilih mana yag lebih relevan (yang lebih cocok dan lebih unggul).
Shafwah Al Tafasir merupakan tafsir ringkas, meliputi semua ayat A-Qur’an sebagaimana yang terdapat dalam judul kitab : Jami’ baina Al Ma’tsur wa Al Ma’qul. Shafwah Al Tafasir ini berdasarkan kepada kitab-kitab tafsir terbesar seperti Al Thabari, Al Kasysyaf, Al Alusi, Ibn Katsir, Bahr Al Muhith dan lain-lain dengan uslub yang mudah, hadits yang tersusun ditunjang dengan aspek bayan dan kebahasaan.
Syaikh Ash Shabuni mengatakan dalam pendahuluan tafsirnya, tentang penjelasan tujuan ditulisanya kitab ini, menurutnya ‘apabila seorang muslim terpesona kepada masalah-masalah duniawi tentu waktunya akan disibukan hanya untuk menghasilkan kebutuhan hidupn saja hari-harinya sedikit waktu untuk mengambil sumber referensi kepada tafsir-tafsir besar yang dijadikan referensi ulama sebelumnya dalam mengkaji kitab Allah Ta’ala, utuk menjelaskan dan menguraikan maksud ayat-ayatnya, maka diantara kewajiban ulama saat ini adalah mengerahkan kesungguhannya untuk mempermudah pemahaman manusia pada Al Qur’an dengan uslub yang jelas. Bayan yang terang, tidak terdapat banayak kalimat sisipan yang tidak perlu, tidak terlalu panjang, tidak mengikat, tidak dibuat-buat, dan menjelaskan apa yang berbeda dalam Al Qur’an yaitu unsure keindahan ‘Ijaz dan Bayan bersesuaian dengan esensi pemb9caraan, memenuhi kebutuhan pemuda terpelajar, yang haus untuk menambah ilmu pengetahuan Al Qur’an Al Karim’.
Kata Syaikh Ash Shabuni, ‘Saya belum menemukan tafsir Al Kitabullah ‘Azza wa Jalla yang memenuhi kebutuhan dan permasalahannya sebagaimana disebutkan diatas dan menarik perhatian (orang) mendalaminya, maka saya terdorong untuk melakukan pekerjaan penyusunan ini. Seraya memohon pertolongan Allah Al Karim saya bernama kitab ini : “Shafwah Al Tafasir” karena merupakan kumpulan materi-materi pokok yang ada dalam tafsisr-tafsir besar yang terpisah, disertai ikhtisar, tertib, penjelasan dan bayan’.
Adapun karya yang lainnya adalah: Mukhtasar Tafsir Ibn Katsir, Mukhtashar Tafsir Al Thabari, Jammi Al Bayan, Al Mawarits fi Al Syari’ah Al Islamiyah ‘ala Dhau Al Kitab dan Tanwir Al Adham min Tafsir Ruh Al Bayan.
Syaikh Muhammad Ali Ash Shabuni menilai bahwa Al Qur’an didalamnya terkandung mu’jizat yang luar biasa, susunannya sendiri berbeda dengan bentuk puisi orang arab maupun dalam bentuk prosanya, baik dalam permulaanya, suku kalimatnya maupun dalam sastranya. Nilai sastra yang terkandung dalam Al Qur’an bernilai tinggi dan tiada bandingannya. Inilah salah satu alasan mengapa ia mempunyai keinginan menulis tafsir.
Beliau mengemukakan segi-segi kemukjizatan Al Quran antara lain susunan Al Quran berbeda dengan uslub-uslun bahasa orang-orang arab. Sifat keagungannya yang tak memungkinkan orang untuk mendantangkan yang serupa dengannya. Bentuk undang-undang di dalamnya sangat rinci dan sempurna melebihi undang-undang buatan manusia. Mengabarkan hAl hal gaib yang tidak dapat diketahui, kecuali melalui wahyu. Uraiannya tidak bertentangan dengan pengetahuan umum yang dipastikan kebenarannya. Janji dan ancaman yang dikabarkannya benar-benar terjadi. Mengandung ilmu-ilmu pengetahuan yang memenuhi segala kebutuhan manusia. Berpenmgaruh bagi hati pengikutnya dan orang-orang yang memusuhinya.
Berkat kiprahnya dalam dunia pendidikan Islam, pada tahun 2007, panitia penyelenggara Dubai International Qur’an Award menetapkan Syaikh Ash Shabuni sebagai Personality of the Muslim World.
Ia dipilih dari beberapa orang kandidat yang diseleksi langsung oleh Pangeran Muhammad ibn Rashid Al-Maktum, Wakil Kepala Pemerintahan Dubai. Penghargaan serupa juga pernah diberikan kepada sejumlah ulama dunia lainnya, di antaranya Syekh Yusuf Al Qaradhawi.
Rihlah Dakwah 2012
Di penghujung tahun 201, beliau melakukan rihlah dakwah di sejumlah negara di Asia Tenggara, diantaranya adalah Malaysia dan Indonesia.
Selain berdakwah, beliau juga membahas krisis yang terjadi di Suriah saat ini yang menurutnya merupakan pertempuran antara Mujahidin Islam dengan pemerintah Suriah yang Syiah Alawi dibantu Hizbullah Libanon dan Syiah 12 Imam Iran.
Dalam ceramahnya di Masjid Al Akbar Surabaya, Syaikh Ali Ash Shabuni mengatakan kesesatan Syiah Rafidhah yang menurutnya bukan Islam.
“Mengutuk sahabat seperti kaum Rafidhah bukan akhlak Ahlus Sunnah.”
“Bagaimana mungkin seorang Muslim yang baik melaknat sahabat. Padahal para sahabat diridhai oleh Allah Subhanahu wa Ta’ala, dan Islam menyebar hingga saat ini berkat jasa sahabat. Justru merekalah (Rafidhah) yang terlaknat,” ujar Syaikh Ali Ash Shabuni.
“Mencela sahabat dan mengubah-ubah Al Quran itu bukan Ahlus Sunnah wal Jamaah. Apa yang terjadi di Suriah, kaum Majusi Rafidhah yg mengutuk sahabat-sahabat Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam membunuh anak-anak, wanita. Na’udzubillah. Mereka orang terkutuk. Tujuan mereka hanyalah memadamkan Islam dari bumi Suriah,” tegas Syaikh Ali Ash Shabuni.

sumber dari : http://republikagrcajb.blogspot.com/2013/05/biografi-syaikh-muhammad-ali-ash-shabuni.html

BIOGRAFI KH. MOCH. MASRURI ABDUL MUGHNI

Written by sha_imand  
Tuesday, 15 May 2013 10 : 42

BIOGRAFI KH. MOCH. MASRURI ABDUL MUGHNI PDF Print E-mail


Abah Yai Masruri sedang berpidatoKH. Moch. Masruri Abdul Mughni yang akrab disapa Abah Masruri merupakan sosok Ulama alim, murah senyum, pembawaannya luwes, bijaksana, dan mampu mengatasi masalah.
Sejak kecilnya, Beliau telah dikenal memiliki jiwa kepemimpinan dan selalu dituakan di desa Benda. KH. Moch.Masruri Abdul Mughni di lahirkan di Desa Benda pada tanggal 23 Juli tahun 1943.

Beliau adalah putra pertama dari 2 (dua) bersaudara buah hati pasangan H. Abdul Mughni dengan Hj. Maryam, Beliau adalah cucu dari KH. Kholil bin Mahalli, salah seorang Muassis Pondok Pesantren Al Hikmah.
Pada tahun 1965, di usia yang ke 22 tahun KH. Moch. Masruri Abdul Mughni telah menikah dengan Hj. Adzkyah binti KH. Cholil yang waktu itu berusia 18 tahun. Dari hasil pernikahan tersebut Abah Masruri dikaruniai sembilan orang putra, dan tujuh orang putri . Pada tahun 1996 , di usia yang ke 48 tahun istri Abah Hj. Adzkyah meninggal dunia karena menderita sakit.
Atas petunjuk dan do’a restu beberapa para kyai pada tahun 1999 Abah menikah dengan Hj. Musdalifah bin Anas, dari hasil pernikahan yang kedua ini Abah dikaruniai dua orang putra, dan dua orang putri
PENDIDIKAN
Semenjak kecilnya, KH. Moch. Masruri Abdul Mughni telah mulai belajar ilmu agama di Pondok Pesantren Al Hikmah yang dikala itu diasuh oleh kakeknya sendiri yakni KH. Kholil bin Mahali di bantu oleh KH. Suha emi bin Abdul Ghoni (putra kakak KH.Cholil).
Pada tahun 1957 sampai dengan tahun 1959 KH. Moch. Masruri Abdul Mughni belajar mengaji dan memperdalam ilmu keagamaan pada KH. Sayuti dan KH. Bisri di Pondok Pesantren Tasik Agung Rembang, merasa sudah cukup belajar mengaji dan memperdalam ilmu keagamaan di Pondok Pesantren Tasik Agung Rembang maka pada tahun 1959 KH. Masruri Abdul Mughni hijrah ke Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambak Beras Jombang Jawa Timur hingga tahun 1965.
Selain nyantri di beberapa Pondok Pesantren tersebut , KH. Moch. Masruri Abdul Mughni juga aktif tabarukan di beberapa Pondok Pesantren di Indonesia, diantaranya adalah Pondok Pesantren Tebuireng Jombang Jawa Timur.
Karier
Selain belajar mengaji dan memperdalam ilmu keagamaan sejak kecil hingga sekarang KH. Moch. Masruri Abdul Mughni juga dikenal aktif dalam berorganisasi , diantara kiprah organisasi Beliau adalah :
- Pandu Ansor;
- Kepengurusan IPNU, pada tahun 1959 sampai dengan tahun 1965;
- Pengurus NU dari mulai Tingkat Ranting hingga PWNU, dari tahun 1965 sampai dengan tahun 1984;
- Sebagai Rois Jawa Tengah, sejak tahun 1984 selama 4 (empat) periode berturut-turut
- Rois Syuriah wilayah Jawa Tengah, sejak tahun 2003 sampai beliau wafat pada 20 November 2011.